Tuesday, August 19, 2008

Dewan Pers Perjelas Wartawan Sungguhan


Sumber: Tribun Timur, Makassar
Selasa, 19-08-2008 
Dewan Pers Perjelas Wartawan Sungguhan
PASCAREFORMASI, penerbitan pers tumbuh pesat. Ada yang profesional, ada pula yang tidak. Ada wartawan yang profesional, dalam arti berusaha konsisten menjalankan kode etik jurnalistik, ada pula wartawan yang serampangan dan gadungan.
Untuk menata kehidupan pers yang bermartabat, Dewan Pers saat ini tengah menyusun standarisasi perusahaan pers.
Akibatnya nanti, hanya wartawan di perusahaan pers yang memenuhi standar itu yang bisa dinilai sebagai benar-benar wartawan.
 
Hal ini diungkapkan anggota Dewan Pers Bakti Nugroho dalam diskusi 14 Tahun AJI Makassar di Societeit de Harmonie, Makassar. Tema diskusi ini Lawan Kriminalisasi Pers, Tegakkan Etika Jurnalistik.
Selain Bakti, pembicara lain adalah Pemimpin Redaksi Tribun Timur Dahlan dan Anggota Komisi Penyiaran Independen Sinansari Ecip.
Persoalan perlawanan terhadap kriminalisasi pers juga mengandung introspeksi terhadap perilaku wartawan.
Selama ini, diakui atau tidak, memang ada wartawan yang bekerja serampangan dan merugikan pihak lain. Tidak mengindahkan etika jurnalistik. Bahkan suka amplop dan memeras.
Menganai efektivitas standarisasi itu, Bakti mengatakan ini terpulang ke masyarakat. Paling tidak menjadi rujukan kepada masyarakat mana perusahaan dan wartawan yang bisa dipercaya dan mana yang tidak.
"Kami adalah lembaga etik. Makanya ini terpulang ke masyarakat. Seperti standarisasi organisasi jurnalis hanya tiga yang diakomodir Dewan Pers, yaitu PWI, AJI, dan IJTI. Tapi organisasi yang lain kami tidak bisa melarangnya," katanya.
Anggota Komisi Penyiaran Independen (KPI), Sinansari Ecip, mengatakan, selama ini perusahaan pers yang besar biasanya adalah perusahaan yang independen. Sedangkan yang partisan atau tidak profesional sulit menjadi perusahaan besar.

Berita Terkait:

Diskusi Kriminalisasi Pers dan HUT AJI Makassar


--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com

Terminal Baru Bandara Hasanuddin Beroperasi Penuh


Sumber: Tribun Timur, Makassar
Selasa, 19-08-2008 
Terminal Baru Bandara Beroperasi Penuh
Makassar, Tribun - PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memastikan, seluruh fasilitas yang terdapat di terminal penumpang yang baru telah beroperasi secara penuh.
"Terminal sudah full operation. Kami mengimbau agar warga pengguna terminal baru ini memanfaatkan fasilitas secara baik," ujar Asisten Manajer SIM Tapor dan Humas PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Yan Daulima, di Makassar, Senin (18/8).
 
Terminal baru yang lima kali lebih luas dari terminal lama itu sudah dibuka untuk penerbangan berjadwal sejak 4 Agustus lalu.
Saat itu, statusnya masih shadow operation alias belum dioperasikan penuh. Baru pada 15 Agustus lalu, terminal itu resmi full operation.
Yan menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan rekomendasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan RI agar segera melengkapi berbagai kekuarangan. Antara lain jalan akses bandara, penyelesaian beberapa bagian dalam terminal, pengaturan arus penumpang.
Dengan full operation itu, pengelola bandara tersebut memberlakukan beberapa peraturan. Peraturan itu di antaranya tidak memperbolehkan kendaraan penjemput untuk parkir di drop zone (depan teras) dan penjemputan dilakukan di pick up zone (basement).
Selain itu, taksi bandara juga hanya melayani on call. Artinya, calon penumpang taksi mendaftar lebih dulu. Taksi tidak tersedia di muka teras terminal terparkir di area parkir khusus. Kemudian penumpang naik taksi dari pick up zone.
Tetapi, pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin belum memastikan jadwal peresmiannya. "Rencananya akan diresmikan oleh Presiden atau Wakil Presiden RI. Tetapi ini tergantung kesediaan Beliau, tentunya terkait dengan pengaturan acara di sekretariat negara," kata Yan.(jid)

Tol Sutami Buka Usai Lebaran

MEGA proyek lain di Makassar, jalan tol seksi IV (JTSE), Sutami, juga direncanakan akan beroperasi penuh 30 Oktober mendatang.
"Saat ini, lebih dari 95 persen kemajuan pembangunan yang telah dicapai," ujar Direktur PT JTSE, Aslam Katutu.
JTSE sekarang dalam tahap finishing meliputi pembuatan marka jalan, rambu-rambu, dan lainnya. Tahap selanjutnya uji kelaikan operasi oleh Badan Pengatur Jalan Tol Departemen Pekerjaan Umum.
Jalan tol ini membentang sepanjang kurang lebih 11 kilometer, menghubungkan Bandara Hasanuddin Baru ke pusat Kota Makassar.
Dengan jalan tol ini, waktu perjalanan dari pusat Kota Makassar menuju bandara menjadi singkat.


--
Tribun Timur,
Surat Kabar Terbesar di Makassar
http://www.tribun-timur.com

FORUM DISKUSI PEMBACA TRIBUN TIMUR
tribun.freeforums.org

Usefull Links:

http://jurnalisme-makassar.blogspot.com
http://jurnalisme-tv.blogspot.com
http://jurnalisme-radio.blogspot.com
http://jurnalisme-blog.blogspot.com
http://makassar-updating.blogspot.com
http://makassar-bugis.blogspot.com